choose your language

lubuklinggau-punya-berita.blogspot.com - BUPATI Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo Satya Lencana Pembangunan (SP) bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Penghargaan ini diserahkan Presiden RI pada puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).Selain itu Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas, Hj Noviar Marlina Gunawan pada acara Harganas juga menerima penghargaan berupa Manggala Karya Kencana yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo saat gala Dinner Harganas XXIII

6 bulan jadi pejabat terima penghargaan presiden RI

“Penghargaan ini tentu saja saya persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Musi Rawas, serta seluruh jajaran pemerintah, karena sudah banyak mendukung dan juga banyak membantu dalam pembangunan di Kabupaten yang kita cintai ini,” kata Hendra Gunawan 

Menurut Hendra, Kabupaten Musi Rawas sekarang masih berstatus sebagai daerah tertinggal, akan tetapi berkat gotong royong, kerjasama serta memiliki rasa persatuan dan kesatuan, maka Musi Rawas diberi penghargaan oleh pemerintah pusat. 

"Prestasi ini tentu saja sangat membanggakan, saya persembahkan kepada masyarakat Musi Rawas, dan penghargaan ini tentu saja menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja dan bekerja khususnya dibidang Keluarga Berencana,”ungkap Hendra.

Mengapa Kabupaten Musi Rawas bisa mendapatkan penghargaan ini, karena memang Kabupaten Musi Rawas merupakan daerah pertama yang miliki kampung KB di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). 

Ditambah lagi, sektor KB yang tertinggi di Musi Rawas adalah laki-laki. Hal ini tentu saja menjadi penilaian yang baik bagi pemerintah Provinsi bahkan pemerintah pusat, karena sudah bekerja sama dalam menyukseskan program KB nasional. 

Maka dari itu, kedepan Pemkab Musi Rawas akan terus menyosialisasikan program KB ini. Selain program KB, Musi Rawas juga telah meluncurkan beberapa program yang menjadi visi- misi Bupati Musi Rawas yakni "Musi Rawas Sempurna" yang difokuskan pada peningkatan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. 

"Masih banyak yang harus dikerjakan untuk melepas status kabupaten tertinggal, visi dari Pemkab Musi Rawas yakni MURA SEMPURNA (Sejahtera, Mandiri, Produktif, Unggul, Religius, Nyaman, dan Aman) di tahun 2021,” paparnya.

Selain itu juga lanjut Hendra, kedepan dirinya dengan dibantu jajarannya akan terus memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, menumbuhkembangkan sistem dan usaha agribisnis dan agroindustri komoditi unggulan, mengembangkan usaha ekonomi produktif masyarakat non petani, meningkatkan kemandirian dan keberdayaan masyarakat dalam pembangunan daerah dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang ramah lingkungan.

Bahkan akan terus meningkatkan tata kelola Pemerintahan yang bersih, berwibawa dan pelayanan prima, memantapkan pembangunan masyarakat yang religius menuju Mura Darussalam, memastikan kondisi Kabupaten Musi Rawas yang lebih aman dan nyaman untuk berinvestasi, menarik, dan berkesan untuk dikunjungi.

Karena memang Kabupaten Musi Rawas punya sektor primadona dibidang perkebunan yakni perkebunan karet, namun harga karet yang merosot beberapa tahun terakhir ini sangat berpengaruh pada ekonomi rakyat. 

"Harga karet menurun, sehingga berdampak sangat besar bagi rakyat di Kabupaten Musi Rawas," akunya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas, Hj Noviar Marlina Gunawan menyatakan bangga dan bahagia atas penghargaan Manggala Karya Kencana yang sudah diterimanya. Dengan penghargaan ini, maka kedepan, PKK Musi Rawas akan lebih tambah giat lagi bekerja, terutama di kampung KB yang berada di daerah yang sangat tertinggal.

"Pastinya bangga dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus sosialisasikan program KB, bahkan kedepan lebih gencar lagi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kaum remaja supaya dapat mencegah menikah pada usia dini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo memberi penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan kepada 15 kepala daerah pada puncak perayaan peringatan Hari Keluarga Nasional XXIII di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah atas jasa-jasanya terhadap negara dan masyarakat dalam pembangunan negara pada umumnya dan pada khususnya pembangunan kependudukan.

Kepada para penerima tanda kehormatan dan penghargaan ini, Presiden memberikan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada negara guna menyukseskan program kependudukan dan pembangunan keluarga.

Jokowi berpesan kepada seluruh kepala daerah yang menerima penghargaan supaya dapat meningkatkan terus pengabdian, semangat, serta prestasi dalam menyukseskan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.

Tampak hadir dalam acara ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.

Kepala daerah yang menerima tanda kehormatan Satya Lancana Pembangunan ini antara lain Gubernur Maluku, Bupati Bandung Provinsi Jawa Barat, Bupati Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, dan Bupati Maros Sulawesi Selatan.

Juga ada Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan, Bupati Batang Provinsi Jawa Tengah, Bupati Semarang Provinsi Jawa Tengah, Bupati Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Bupati Aceh Tengah Provinsi Aceh.

Lalu ada Bupati Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat, Wali Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara, Wali Kota Ternate Provinsi Maluku Utara, Wali Kota Serang Provinsi Banten, Wali Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah, dan Wali Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat.
kode iklan tarok sini

0 comments:

Post a Comment

 
Top